Penetrasi dalam organisasi

Tanggal: . Kategori BM4

Manado Racing Star - Sosok William Luntungan dibidang otomotif tentu saja begitu populis dikalangan grasstrack maupun motocross, demi kecintaannya pada dunia tersebut tak ayal banyak pembalap diorbitkannya sehingga mampu berprestasi baik dikancah lokal maupun luar daerah.

Jiwa itulah dapat dikatakan bila William Luntungan sebagai penetrasi dalam organisasi, karena selain kecintaannya pada dunia otomotif, dirinya pun sangat respek dibidang sosial kemasyarakatan.

Bagaimana tidak, kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro kepada masyarakat pasti akan ditentang habis-habisan, mengingat William Luntungan merupakan salah satu tokoh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Minahasa Utara.

Itulah dia, meskipun banyaknya agenda yang harus dikerjakannya tidak membuat hobi otomotifnya terabaikan.

Alhasil dari kegemaran otomotif itu, sudah banyak pembalap lokal grasstrack/motocross melalui binaannya telah diorbitkan untuk mencapai tingkat atau level nasional.

Kalau bekerja sendiri untuk memajukan dunia otomotif tentunya mustahil bagi dia, sehingga perlu peran dan keterlibatan pemerintah baik Kabupaten/Kota terlebih Provinsi didalamnya.

"Pasti kemajuan akan dirasakan, ketika pemerintah mau berperan," kata Luntungan.

Dia berharap, pemerintah bijak menyikapi permasalahan yang tidak lazim yaitu dana dan anggaran bahkan bantuan moril maupun materil kepada para pembalap-pembalap.

"Secara otomatis para pembalap ini akan semakin bersemangat, sehingga mampu membawa harum nama Sulawesi Utara," kata dia.

Sudah ada nama-nama pembalap berprestasi seperti Andre Sondakh (pembalap moto cross), Santy G Luntungan dan Devie Ondang (pembalap slalom test), Brandon Eman (pembalap Gokart) dan lainnya, terus pemerintah hanya tinggal diam saja?

"Tentu tidak, karena perhatian serius pemerintah untuk dunia otomotif akan memotifasi para pembalap lainnya sehingga setiap masa ada generasi baru," katanya.

Luntungan berharap, seluruh pemerintah di Kabupaten/Kota dapat menfasilitasi setiap kegiatan dibidang otomotif.

"Kalau perlu menjadi pelopor untuk mengurangi hobby yang salah di balapan liar," kata Luntungan.

Sarana dan prasarana minim bakal menghambat prestasi para pembalap kata Luntungan.

Pemerintah Provinsi kata Luntungan, lebih perhatian kepada para pembalap yang sudah berprestasi dan telah membawa harum nama bumi nyiur melambai.

Luntungan menganggap, pemerintah mengabaikan olah raga Grasstrack dan moto cross, kalau pun ada hanya dipandang sebelah mata.

Pembalap muda berbakat generasi kini untuk grasstrack juga motocross terus bermunculan.

"Namun dikuatirkan semangat pembalap muda akan menurun kalau pemerintah tidak mengambil sikap," kata pemilik club 8463 jo racing team Airmadidi itu.

 

 

 

 

 

 

Demikian untuk Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Utara kata Direktur PD Klabat Minahasa Utara itu, kiranya dapat meninjau kembali setiap perlombaan yang digelar.

"Diusulkan agar setiap penyelenggaraan kegiatan dapat dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu, agar para pembalap tidak mengabaikan dunia pendidikan," kata Luntungan mengusulkan.

Pun halnya pihak sponsor, kiranya dapat memberikan sumbangsih positif kepada para club dan pembalap, sehingga akan lebih memotifasi perannya.

Dia pun menghimbau kepada para pembalap, dapat menyalurkan hobi di sirkuit atau arena yang ada, agar prestasinya bisa diakui.

"Balapan liar akan berdampak negatif bagi pembalap itu sendiri," harap Luntungan.

Sementara dengan hadirnya media otomotif di Sulawesi Utara www.manadoracingstar.com / www.racingstarsulut.com, dapat menjadi media informasi bagi kalangan pecinta otomotif di Sulawesi Utara dan ajang informasi tentang seluruh kegiatannya.

Mengingat dunia otomotif di Sulawesi Utara kata Luntungan kurang mendapat perhatian dari pemerintah baik provinsi maupun daerah, sehingga hadirnya media racing star Manado lebih menggairahkan para pelaku dan pecinta otomotif.

Adanya informasi otomotif ini kata Luntungan, setidaknya bisa lebih menggerakkan kebijakan pemerintah untuk berperan memajukan dunia otomotif

Sulawesi Utara, sehingga nama daerah semakin meluas hingga ke nasional bahkan mancanegara.

Share